Ciri Penyebab Gejala Penyakit Kista - Kista mungkin masih menjadi momok yang membayang-bayangi sebagian besar wanita diseluruh dunia, pasalnya penyakit yang banyak menyerang wanita ini hampir tidak mempunyai gejala yang signifikan dan baru terlihat jika sudah di USG. Kista mungkin tidak se-berbahaya kanker karena kista bisa disembuhkan tanpa operasi yang besar, namun jika lamban dalam penanganan medis maka kista bisa menjadi berbahaya. Pengertian kista sendiri adalah tumor jinak berupa kantong abnormal berisi cairan atau setengah cair yang tumbuh dalam indung telur (ovarium). Indung telur adalah rongga berbentuk kantong berisi cairan di dalam jaringan ovarium. Biasanya gejala kista berupa si penderitanya merasa nyeri didaerah perut atau perut bagian bawah. Rasa nyeri dapat timbul jika kista mengalami ruptur atau pecah, akibat membesarnya kista dan peregangan jaringan disekitarnya, perdarahan di dalam kista, atau karena terpuntirnya kista yang mengganggu pembuluh darah disekitarnya. Kista yang berukuran besar dapat menimbulkan oenekanan atau pergeseran organ di sekitarnya. Pada dasarnya terdapat dua jenis kista yaitu :
  • Kista non – neoplastik adalah kista yang memilki sifat jinak dan akan dengan sendirinya mengempes dalam waktu 2 – 3 bulan.
  • Kitsa neoplastik adalah kista yang harus di lakukan operasi untuk mengangkatnya tetapi ini bergantung pada sifat dan ukuran nya.

Ciri-ciri Gejala Penyakit Kista

  1. Memiliki menstruasi yang tidak teratur, abnormal, dan rapat secara periode.
  2. Terdapat masa absen, biasanya terjadi setelah satu atau lebih masa menstruasi normal.
  3. Timbul jerawat yang parah dan sangat mengganggu.
  4. Ukuran payudara mengalami penyusutan.
  5. Mengalami perkembangan pada karakteristik laki-laki (virilization), sepertu tumbuh rambut di sekujur tubuh dan wajah, suara berubah menjadi keras dan dalam, ukuran cilitorus membesar.
  6. Diabetes.
  7. Rambut menjadi lebih tebal seperti laki-laki.
  8. Mandul atau tidak mempunyai keturunan meski sudah melakukan pengobatan.
  9. Kandungan hormon insulin sangat sedikit.
  10. Mengalami kegemukan atau obesitas

Cara Mencegah Kista

  1. Lebih banyak sayur dan buah
    Sayur dan buah mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh di masa pemulihan setelah masa pengobatan berlangsung. Terutama untuk meningkatkan stamina tubuh dan menetralisis dampak bahan kimia yang masuk kedalam tubuh selama masa pengobatan.
  2. Mengatur asupan daging
    Atur porsi asupan daging Anda. Bukan berarti membatasi asupan daging; melainkan mengkonsumsinya lebih sering dalam porsi kecil. Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah, makanlah menu daging secara perlahan-lahan. Aktivitas ini penting untuk menghindari proses pencernaan daging dalam jumlah banyak secara cepat. Kondisi tersebut cenderung memicu produksi hormone yang justru menghambat proses pemulihan.
  3. Makanan ber-GI rendahGI atau glycemic index, adalah takaran yang menunjukkan tinggi atau rendahnya kadar glukosa di dalam makanan. Saat menjalani proses pengobatan kista, Anda sangat disarankan mengonsumsi makanan berkadar glukosa rendah, seperti; biji-bijian, dan kacang-kacangan. Pastikan Anda menambah porsi jenis makanan ini dalam menu sehari-hari.
  4. Minum air putih
    Selain jenis makanan tersebut diatas, konsumsilah air putih secara rutin. Minimalkan atau bakan hindari minuman berkafein dan beralkohol serta batasi konsumsi makanan berkadar gula tinggi.
  5. Tidur secara teratur
    Tidak disangsikan lagi bahwa tidur secara teratur dan cukup memberi dampak kesehatan yang memadai, sebab semua jenis saraf, kelancaran aliran darah dan pertumbuhan sel serta hormone tubuh terkait dengan faktor bekerja dan istirahatnya organ tubuh.

loading...

Ikuti Update Kami