Cara Mengobati Gusi Bengkak dan Berdarah - Kesehatan mulut memang perlu dijaga kebersihannya, karena dengan mulut itulah jalan pertama kita dalam mengisi energi untuk tubuh kita yaitu dengan cara makan. Kebersihan gigi dan gusi sangat penting karena jika Anda malas membersihkan mulut Anda maka bisa-bisa sakit gigi bisa menyerang Anda, sakit gigi memang tidak menyebabkan kematian, tapi rasa sakitnya eeeuuuyyyy, mantab sekali, suakit banget gan. Jadi sebaiknya rajin merawat kebersihan gigi dan gusi harus ditanamkan sejak dini, tetapi terlalu banyak menyikat gigi juga tidak baik untuk gigi Anda, jadi yang sewajarnya saja ya. Bagi Anda yang sudah terlanjur sering mengalami gusi bengkak dan berdarah, jangan khawatir, cepat obati saja dengan perawatan tradisional, berikut tips mengobati gusi bengkak dan berdarah.

Penyebab Gusi Berdarah

  1. Kebersihan mulut
    Karena dengan malas menjaga kebersihan mulut yaitu pada gigi dan juga gusi, maka sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi yang tidak segera dibersihkan lama kelamaan pun akan dapat menjadi plak dan karang gigi yang tebal. Plak dan karang gigi tersebut juga dapat menjadi penyebab utama pada gusi berdarah.
  2. Kehamilan atau perubahan hormonal
    Gusi menjadi lebih sensitif saat hamil. Ini disebut gingivitis kehamilan, dan itu disebabkan oleh fluktuasi kadar hormon yang meningkatkan aliran darah ke gusi dan jaringan lain di tubuh. Hormon-hormon kehamilan juga mempengaruhi respon normal tubuh terhadap bakteri, membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi periodontal.
  3. Radang gusiGingivitis atau radang gusi, adalah salah satu penyebab dari gusi bengkak dan berdarah. Itu berarti gusi Anda sedang meradang. Namun, jika masalah kesehatan ini tidak ditangani dengan serius, gingivitis bisa menjadi penyakit serius. Ini adalah kondisi kronis yang disebabkan oleh efek jangka panjang dari plak - bahan lengket yang berasal dari bakteri, lendir dan sisa-sisa makanan yang menempel di gigi - dan karang gigi.
  4. Gangguan pada pendarahan
    Penyebab gusi berdarah lainnya adalah karena idiopatik thrombocytopenic purpura, yaitu sebuah kondisi dimana darah tidak dapat membeku sehingga pendarahan pun tidak dapat berhenti. Dan bagian gusi dan juga mulut kerap menjadi gejala pertama ketika permasalahan tersebut timbul.
  5. Penyakit periodontal
    Penyakit periodontal terjadi ketika gingivitis tidak diobati dengan baik. Sementara gingivitis terbatas hanya pada gusi, penyakit periodontal bisa menyebar ke jaringan dan tulang yang mendukung gigi. Anda bahkan juga dapat melihat nanah di antara gigi dan gusi.

Cara Mengobati Gusi Berdarah

  1. Lidah buaya
    Efek dingin dari jel lidah buaya dapat mengurangi risiko gusi berdarah. Oleskan jel bening lidah buaya langsung pada bagian gusi yang berdarah untuk menghentikan pendarahan yang terjadi.
  2. Minyak cengkehOleskan sedikit minyak cengkeh pada bagian gusi yang berdarah. Namun, pastikan bahwa minyak cengkeh yang Ladies gunakan adalah yang dapat dikonsumsi, bukan yang untuk aromaterapi.
  3. Daun urang-aring
    Caranya : Daun urang-aring yang segar dipanggang sampai kering, dijadikan bubuk (dengan pengolahan). Oleskan bubuk tersebut ke tempat yang sakit.
  4. Daun sisik nagaCaranya : Cuci daun sisik naga secukupnya sampai bersih, lalu kunyah. Biarkan kunyahan tersebut cukup lama di bagian gusi yang meradang. Selanjutnya, buang ampasnya. Lakukan 3-4 kali sehari, sampai sembuh.
  5. Bunga delimaCaranya : Cuci bunga delima (tujuh kuntum) dengan air bersih, lalu rebus dengan segelas air bersih sampai mendidih. Setelah dingin, saring dan gunakan untuk kumur-kumur.
  6. Tomat
    Caranya : Cuci buah tomat yang sudah masak, lalu makan mentah. Lakukan sehari dua kali, selama kurang lebih satu bulan.
  7. Daun landepCaranya : Daun landep segar dicuci lalu digiling halus. Air perasannya ditambahkan sedikit madu. Gunakan untuk memoles gusi yang sakit.
  8. Daun sirihCaranya : Ambil 4 lembar daun sirih, lalu direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian gunakan setelah dingin dipakai untuk kumur, diulang secara teratur sampai sembuh.
  9. Bersihkan gigi dengan benang gigi
    Sebagaimana yang telah kita bicarakan pada postingan sebelumnya pada cara mengobati gusi bengkak, gunakan benang gisi untuk membersihkan sela-sela gigi dari sisa makanan, benang gigi bisa menghilangkan plak dan bakteri yang bersembunyi dan bersarang dibalik gigi anda.
  10. Minum air putih yang banyak
    Kalau anda tidak sempat menggosok gigi, sebaiknya minum air banyak-banyak, ini bertujuan agar gigi anda bersih dari sisa makanan yang nantinya akan menjadi tempat berkumpul bakteri.
  11. Gunakan selalu obat kumur
    Obat kumur anti septik bisamencegah pluk pada gigi dan bisa membersihkan mulut dari bakteri, maka sediakan selalu obat kumur berkumurlah setiap selesai menggosok gigi.
  12. Baking soda
    Mengoleskan baking soda pada gusi bagian atas dan bawah akan membantu perkembangan bakteri akibat kondisi mulut yang asam. Atau, jika Ladies tidak ingin repot, gunakan pasta gigi yang mengandung baking soda untuk pemakaian setiap hari.

loading...

Ikuti Update Kami