Ciri-ciri Darah Rendah dan Cara Mengobatinya - Darah rendah sebenarnya bukanlah penyakit, namun darah rendah adalah efek dari makanan yang tidak bergizi ataupun makanan yang sudah diolah dan kandungan gizinya hilang. Darah rendah juga tidak menyebabkan kematian, bahkan orang yang terserang darah rendah lebih cenderung berumur panjang daripada orang yang terserang darah tinggi. Pada umumnya orang yang terkena darah rendah dapat dikenali dari wajahnya yang pucat pasi, terlihat layu dan kelopak bawah mata terlihat melengkung.
Darah rendah yaitu darah bergerak dalam sistem peredaran darah arteri atau seluruh dengan kurang dari tekanan yang dibutuhkan. Karena ini, gerakan darah menjadi lambat. Karena tingkat memperlambat sirkulasi darah semua bagian vital tubuh mendapatkan kurang dari volume darah yang cukup untuk melaksanakan fungsi normal. Artinya, fungsi semua organ vital tidak berfungsi sebagaimana normalnya karena tekanan darah rendah.

Darah Rendah Pada Ibu Hamil

Darah bergerak dalam sistem peredaran darah arteri atau seluruh dengan kurang dari tekanan yang dibutuhkan. Karena ini, gerakan darah menjadi lambat. Karena tingkat memperlambat sirkulasi darah semua bagian vital tubuh mendapatkan kurang dari volume darah yang cukup untuk melaksanakan fungsi normal. Artinya, fungsi semua organ vital tidak berfungsi sebagaimana normalnya karena tekanan darah rendah.
darah bergerak dalam sistem peredaran darah arteri atau seluruh dengan kurang dari tekanan yang dibutuhkan. Karena ini, gerakan darah menjadi lambat. Karena tingkat memperlambat sirkulasi darah semua bagian vital tubuh mendapatkan kurang dari volume darah yang cukup untuk melaksanakan fungsi normal. Artinya, fungsi semua organ vital tidak berfungsi sebagaimana normalnya karena tekanan darah rendah.

Penyebab Darah Rendah

  1. Dehidrasi
    Dehidrasi adalah hal yang paling sering dialami orang dalam kehidupan sehari-hari. Dehidrasi berkepanjangan bisa disebabkan karena seseorang mengalami mual, muntal, dan diare. Alasan lain, adalah karena berolahraga, terlalu banyak mengeluarkan keringat, dan serangan panas. Jika cairan yang keluar tidak segera diganti, ini bisa menyebabkan hipotensi orthostatik. Gejalanya adalah kepala ringan, pusing, atau pingsan.
  2. PerdarahanKehilangan darah, apakah banyak atau sedang, juga bisa menyebabkan tekanan darah rendah. Perdarahan bisa disebabkan karena kecelakaan, operasi, atau alasan lain.
  3. Pembengkakan organ
    Pembengkakan organ yang parah di dalam tubuh juga bisa menyebabkan tekanan darah rendah. Bingung kenapa ini bisa terjadi? Penjelasannya adalah ketika organ mengalami pembengkakan, cairan akan meninggalkan pembuluh darah dan memasuki jaringan yang bengkak di sekitar organ dan memeuni area itu. Akibatnya darah akan diserap dan mengurangi volumenya.
  4. Otot jantung lemah
    Otot jantung lemah bisa menyebabkan tekanan darah rendah. Sebab, otot yang lemah bisa membuat jantung gagal dan mengurangi pompaan jumlah darah. Alasan terjadinya otot jantung lemah bisa disebabkan beragam hal, seperti serangan jantung berulang, infeksi virus pada otot jantung.
  5. KehamilanKehamilan bisa membut tekanan darah jadi menurun. Ini memang hal yang normal, tapi lebih baik rajin lakukan pengecekan untuk menghindari terjadinya komplikasi.

Gejala Darah Rendah

  • Sering mengantuk
  • Kepala pusing
  • Lelah
  • Mudah kesemutan
  • Sering keluar keringat dingin
  • Tidak tahan menatap sinar
  • Selera makan kurang.

Cara Mengatasi Darah Rendah

  1. Makan makanan bergizi tinggi, empat sehat lima sempurna. Sebab bila tubuh kurang sehat, gangguan tekanan darah rendah mudah kambuh.
  2. Jangan lupa sarapan pagi sebelum melakukan aktivitas. Sebab bila beraktivitas perut masih kosong, tubuh kekurangan energi. Dalam kondisi ini pada orang yang memiliki riwayat hipotensi, gangguan mudah muncul.
  3. Hindari tidak tidur hingga larut malam. Idealnya orang perlu tidur minimal 6 jam. Bila kurang tidur stamina jadi lemah dan memudahkan darah rendah muncul.
  4. Disarankan untuk banyak mengonsumsi makanan yang cukup mengandung kadar garam (asin) karena makanan seperti itu dapat meningkatkan tekanan darah.
  5. Minumlah air putih dalam jumlah yang cukup, sekitar 8-10 gelas per hari. Sesekali perlu minum kopi agar memacu peningkatan degup jantung sehingga tekanan darah akan meningkat
  6. Lakukan olah raga teratur seperti joging selama 30 menit setiap hari. Olah raga membuat daya tahan fisik kuat sehingga tekanan darah akan stabil.
  7. Minumlah vitamin secara rutin, 2x sehari, misalnya vitamin C. Vitamin akan membantu memperkuat data tahan tubuh sehingga tidak mudah sakit.
  8. Sebagian masyarakat mempercayai daging kambing bisa mencegah tekanan darah rendah. Pendapat ini sebetulnya belum jelas, namun boleh saja makan karena daging kambing nilai gizinya cukup tinggi.

loading...

Ikuti Update Kami