Ciri-ciri penyakit Leukimia - Penyakit Leukimia yang biasanya disebut kanker darah merupakan penyakit yang disebabkan karena kelebihan jumlah sel darah putih dalam tubuh. Dalam hal ini sel darah putih akan memakan sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh dan keping darah yang berperan dalam proses pembekuan darah. Hal ini akan berdampak pada menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia. 
Leukemia atau yang lebih dikenal sebagai kanker darah adalah salah satu jenis penyakit kanker. Leukemia disebabkan karena meningkatnya jumlah sel darah putih dalam darah atau sumsum tulang. Karena jumlahnya yang meningkat,  sel-sel darah putih yang sebetulnya tidak normal tersebut menggantikan sel darah yang normal. Ketidaknormalan ini membuat fungsi sel terganggu.
Leukemia atau kanker darah merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Penderita leukemia harus segera diobati. Sebab jika tidak, penderita bisa tidak tertolong. Leukemia mampu membunuh penderitanya hanya dalam hitungan minggu atau bahkan hanya dalam beberapa hari. Inilah yang dikenal sebagai leukemia akut.

Ciri-Ciri Penyakit Leukimia

  1. Terjadi pendarahan, biasanya pada hidung (mimisan). Hal ini dikarenakan sel pembeku darah (platelet) tidak diproduksi dengan cukup karena terlalu didominasi sel darah putih. Akibatnya penderita mengalami pendarahan di jaringan kulit selain tampak pada hidung yang sering berdarah (mimisan) , kulit juga tampak banyak jentik merahnya).
  2. Mudah terkena penyakit/virus kegiatan sel darah putih berlebihan sehingga tugasnya untuk menjaga pertahanan tubuh dari penyakit tidak berfungsi semestinya. Akibatnya penderita rentan terkena infeksi virus dan bakteri.
  3. Nyeri tulang dan persendian karena sel darah putih yang jumlahnya terlalu banyak mendesak tulang.
  4. Nyeri perut disebabkan karena sel darah putih berkumpul pada organ ginjal, hati dan empedu yang menyebabkan pembengkakan pada organ tersebut. Nyeri perut ini diikuti dengan hilangnya nafsu makan.
  5. Pembengkakan kelenjar lympa hal ini karena leukosit (sel darah putih) terkonsentrasi di kelenjar lympa.
  6. Kesulitan bernafas (Dyspnea) jika penderita mengalami hal ini maka harus segera diberi pertolongan medis.


Leukimia di kedokteran dibagi menjadi dua jenis berdasarkan jenis sel yaitu leukimia limfositik dan leukimia mielositik. Untuk Leukimia limfositik adalah leukimia yang mempengaruhi limfosit atau sel limfoid. Dan untuk Leukimia mielositik adalah leukimia yang mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil.

Dari klasifikasi ini, maka Leukemia dibagi menjadi empat type sebutan;
  1. Leukemia limfositik akut (LLA). Merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.
  2. Leukemia mielositik akut (LMA). leukemia jenis ini lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak. Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut.
  3. Leukemia limfositik kronis (LLK). penyakit ini sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. tapi terkadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak.
  4. Leukemia mielositik kronis (LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.

loading...

Ikuti Update Kami