Daun Meniran - Daun meniran sering kita jumpai sebagai semak belukar yang biasa tumbuh liar dipinggir jalan, di kebun atau di ladang, mungkin belum banyak yang tahu tentang khasiat daun meniran yang seelama ini orang-orang menganggapnya sebagai gulma saja, paradigma ini harus kita hapus karena ternyata daun meniran mempunyai kandungan banyak bermanfaat untuk kesehatan tubuh manuisa. Meniran merupakan tumbuhan yang memiliki bentuk batang bulat dan basah, dengan tinggi yang kurang dari 50 cm. Daunnya berbentuk sirip genap, dimana dalam setiap tangkainya, memiliki daun majemuk dan berbentuk lonjong. Bunga Meniran terdapat pada ketiak daun yang menghadap ke arah bawah. Suku meniran-meniranan atau Phyllanthaceae adalah salah satu suku anggota tumbuhan berbunga. Menurut Sistem klasifikasi APG II suku ini dimasukkan ke dalam bangsa Malpighiales, kladeurosids I. Suku ini dalam Sistem Cronquist merupakan anaksuku Phyllanthoideae dari suku kastuba-kastubaan (Euphorbiaceae), dengan Drypeteae yang dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam suku Putranjivaceae. Di dalamnya terdapat sembilan tribus, 56 genera dengan sekitar 1700 jenis dari bermacam-macam habitus: pohon, semak, serta terna.

Kandungan Ilmiah Daun Meniran

Berikut adalah kandungan ilmiah yang terdapat pada daun meniran:
  • phyllanthin
  • hypophyllanthin
  • niranthin
  • nirtetrali
  • nirurin
  • nirurinetin
  • norsecurinine
  • phyllanthenol
  • phyllnirurin
  • phylltetrin
  • quercitrin
  • quercetin
  • ricinoleic acid
  • rutin
  • salicylic acid methyl ester
  • garlic acid
  • ascorbic acid
  • hinokinin
  • hydroxy niranthin
  • isolintetralin
  • isoquercetin.
Senyawa lain yang terkandung dalam Meniran adalah beta-d-xylopyranoside dan beta-sitosteroy. Senyawa lain yang baru ditemukan adalah seco-4-hidroksilintetralin, seco-isoarisiresinol trimetil eter, hidroksinirantin, dibenzilbutirolakton, nirfilin, dan neolignan. Akar dan daun Meniran kaya akan senyawa flavonoid, antara lain phyllanthin, hypophyllanthin, qeurcetrin, isoquercetin, astragalin, dan rutin. Minyak bijinya mengandung beberapa asam lemak seperti asam ricinoleat, asam linoleat, dan asam linolenat.

Ilustrasi Daun Meniran


Manfaat Daun Meniran untuk Kesehatan

  1. Obat Batu Ginjal dan Saluran Kencing
    Cara pengolahan : Cuci bersih sebanyak 30 gram daun meniran segar, 30 gram daun sendok, dan 30 gram daun tempuyung. Rebuslah semua bahan menggunakan 4 gelas air dan biarkan hanya tersisa sebanyak 2 gelas. Biarkan mendingin kemudian saring air rebusan tadi. Air ramuan diminum 2 kali sehari pada pagi hari dan sore hari.
  2. Obat Hepatitis
    Cara pengolahan : Rebuslah sebanyak 30-60 gram daun meniran segar menggunakan 3 gelas air dan biarkan hingga tersisa 1 gelas. Biarkan mendingin kemudian saring air rebusan. Ramuan diminum sekaligus 1 kali sehari selama satu minggu.
  3. Obat Digigit anjing gila
    Cara pengolahan: Siapkan 4-6 tumbuhan herba meniran ( bagi anak kecil cukup gunakan setengahnya). Rebus meniran menggunakan 3 gelas air dan biarkan hingga 1 gelas. Biarkan mendingin kemudian saring air rebusannya, Air rebusan diminum sekaligus 1 kali sehari.
  4. Obat Nephritic edema dan radang ginjal
    Cara pengolahan : Rebuslah 1/2 genggaman daun meniran menggunakan 3 gelas air dan biarkan hingga tersisa 2 1/4 gelas. Kemudaian saring air rebusan tadi, Air rebusan diminum 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas dengan ditambahkan madu.
  5. Obat Rematik
    Cara pengolahan : Cuci bersih 1 sendok makan daun meniran segar dan 7 lembar daun kumis kucing. Rebus semua bahan menggunakan 1 gelas air dan biarkan hingga tersisa 1/2 gelas.     Biarkan mendingin dan saring air rebusan. Air ini diminum sekaligus 1 kali sehari.
  6. Obat Bisul di kelopak mata
    Cara pengolahan: Rebuslah herba meniran segar secukupnya menggunakan 1 gelas air. Biarkan mendingin dan saring air rebusan. Gunakan air ini untuk mencuci mata dengan memakai gelas khusus. Sebaiknya dilakukan 3 kali sehari.
  7. Obat Rabun senja
    Cara pengolahan: Cuci bersih 15-30 gram herba meniran segar dan tambahkan hati ayam secukupnya. Semua bahan dibikin Tim kedua kemudian dimakan.
  8. Obat Disentri
    Cara pengolahan: Rebuslah sebanyak 30-60 gram herba meniran segar menggunakan 3 gelas air dan biarkan hinggai tersisa 1 gelas. Biarkan mendingin dan saring air rebusan. Kemudian diminum sekaligus 1 kali sehari.
  9. Obat luar
    Cara pengolahan: Giling herba meniran segar dan nasi dingin dengan jumlah yang sama sampai halus, Kemudian tempelkan hasil gilingan itu pada luka terkena gigitan, kemudian balut menggunakan kain perban. Cara ini dilakukan 3 kali sehari.
  10. Obat Peluruh seni, kencing batu, kencing nanah, nyeri ginjal, demam dan mencret
    Cara pengolahan: Cuci bersih sebanyak 10 gram herba meniran segar. Rebuslah menggunakan 2 gelas air selama kira kira 25 menit. Biarkan mendingin kemudian saring air rebusannya, Kemudian airnya diminum pada pagi hari dan sore hari.

loading...

Ikuti Update Kami