Mengenal Kenari Yorkshire dan Cara Merawatnya

Halo temen-temen setelah sekian lama tidak menulis kali ini saya akan memulai menulis kembali tentang mengenal jenis kenari yorkshire dan cara merawatnya.
Selain blog ini saya juga membahas tentang burung dan peternakan di channel youtube Nang imam. Pertama kali nulis di blog ini saya akan membahas tentang burung kenari seri Yorkshire atau yang sering dikenal dengan kenari YS. dan Tips Bagaimana Cara Mengenali Dan Membedakan Kenari seri Yorkshire asli Atau Palsu.

Kenari Yorkshire atau yang lebih dikenal dengan istilah Kenari YS merupakan burung impor yang berasal dari negara eropa, khususnya dataran inggris milik ratu elizabeth. Jenis burung kenari yang satu ini sebetulnya merupakan anakan hasil persilangan antara kenari lancashire dan kenari belgia. Karena itulah kenari yang satu ini memiliki postur tubuh yang besar serta bersuara yang keras.

Adapun Ciri Ciri Kenari Yorkshire ini bisa dilihat dari :

1. Memiliki mata yang sangat tajam.
2. Postur tubuhnya sangat besar dan terlihat gagah serta mempunya dada bidang.
3. Bentuk bodi atau tubuhnya menyerupai wortel yang terbalik.
4. Mempunya kaki yang cukup panjang.
5. Bulunya sangat rapat dan terlihat mengkilat.
6. Pada bagian kloakanya cukup bersih atau tidak ada kotoran.
7. Suara kicaunya terdengar sangat keras atau paling keras diantara jenis kenari lainnya.
8. Tingkah lakunya sangat agresif dan aktif bergerak.

Perawatan Kenari YS

Bagaimana perawatan Kenari jenis YS ini, adapun Perawatan Harian Burung Kenari Yorkshire ini meliputi :
1. Pastikan anda menggunkan sangkar yang besar dan kuat.
2. Berikan pakan berupa biji bijian seperti canary seed dan buah segar sepert daun sawi, gambas,  mentimun, paprica, wortel, buah apel, buah pir dan jagung muda.
3. Sesekali berilah asinan atau roti kering yang rendah gula dan garam tujuannya tidak lain untuk menambah kekuatan tulang.
4. Telur puyuh sesekali dalam sebulan
5. Yang paling penting kondisikan burung kenari ini untuk selalu sehat dan rajin bunyi.
6. Kenari Yorkshire kelamin jantan lebih mudah dilatih dari pada yang betina.
7. Memandikan burung kenari di pagi hari dan dijemur secukupnya

Demikian pembahasan tentang kenari yorkshire dan bagaimana cara merawatnya.. semoga bermanfaat...

Tips Tanaman Cabe Hidup Lama Agar Harganya Dapat Stabil

Dinegara kita ini harga cabe merah setiap tahun berubah – ubah bahkan pemerintah sampai memasukan cabe merah dari negara tetangga. Hal ini disebabkan karena penanaman cabe bermusim dan hidup pohon cabe yang sebentar, sehingga ketika para petani menenanam cabe maka harga cabe dipasaran akan murah namur sebaliknya  jika pohon cabe sudah mati maka harga cabe akan naik. Nah disini kita akan membahas bagaimana cara agar harga cabe merah dipasaran bisa stabil harganya. Agar petani dan konsumen sama sama untung sebelum menuju tepis agar harga cabe tidak tinggi mari kita ulas dulu bagaimana menanam cabe agar dapat hidup lama karna ini merupakan salah satu tipsnya.



Beberapa cara untuk membuat tanaman cabe agar hidup lama

  1. Pengurangan tunas samping(tunas aksiler) pada batang agar batang cabe selalu mengeluarkan tunas baru agar tetap tumbuh
  2. Pemberian pupuk organik juga dapat mempengaruhi sebaiknya pupuk organik yang banyak mengandung nitrogen (N). Supaya menambah tingkat produktif pada pohon cabe.
  3. Penambahan larutan pupuk phoskha untuk penyuburan tanaman, dengan syarat sesuai dasis yang dianjurkan.
  4. Selain itu penyiangan juga perlu pada musim hujan agar bunga cabe tidak tirkena langsung dengan hujan dan agar pohon cabe tidak lanas. Jika pada musim kemarau sebaiknya tidak perlu  cukup memanfaatkan gulma atau rumput untuk penyiangannya.
    Cacatan jika musim hujan tiba maka rumput rumput tersebut dibersihkan kembali.
  5. Pengelolaan tanah yang baik, tentunya pengelolaan tanah yang baik sangat mempengaruri kelangsungan hidup sebuah tanaman karna tanah merupakan media tanam yang utama.
  6. Pengaturan PH yng sesuai agar tanaman yang kita tanam tidak kunteten atau kerdil karena ph yang ada ditanah tidak seimbang atau tidak setabil. PH yang netrall seikitar 6,5 – 7, jika ph dala tanah netral maka jamur atau bakteri yang ada di tanah tidak bisa mengalami perkembangan secara maksimal sehingga kerusakan tanaman dapat diminimalisir.
  7. Bautlah suber mata air sedakat mungkin, karena pada musim kemarau harus dilakukan penyiraman yang teratur agar tanaman tidak kering.
  8. Perhatikan juga saat – saat penanaman, penanaman cabe sebaiknyadilakukan saat akhir- akhir musim kemarau dan awal dari musim penghujan karna disaat inilah cabe mudah untuk hidup dan ketika tiba saatnya musim kemarau pohon cabe sudah kuat untuk meghadapi kekerigan.
  9. Gunakan jerami, atau mulsa jika dekat dengan penanam padi maka saat kemarau jerami sangan melimpah nah itu dapat digunakan untuk menutupi perakaran pohon cabe selai itu dapat menghambat pertumbuhan gumla dan membuat tanah lembab. Selain itu jerami juga dapat dijadikan sebagai pupuk organik ketika jerami busuk dan tercampur oleh tanah.
  10. Tumpangsari dengan tanaman yang lebih besar agar tanaman cabe tidak terlalu terpapar oleh sinar matahari secara berlebih pada saat musim kemarau. Sebaiknya Tanaman tumpangsari ditanam dengan jarak sekitar 5 x 5 meter sampai 5 x 6 meter jangan terlalu rapat karna itu dapat menyebabkan tanaman cabe tidak mendapat sinar matahari yang cukup.
    Catatan; yang membuat harga cabe diindanesia tidak stabil

Pertama dari petani cabe sendiri karna petani diindanesia ini masih petani ikut-ikutan tidak pernah konsisten jadi ketika salah seorang menanam cabe dan hasilnya besar maka yang lain akan ikut ikutan, ketika saat petani menanam cabe semua maka harga akan tinggi namun sebaliknya jika harga cabe sudah turun maka petani akan rugi dan membongkar tanamannya. 

Kedua banyaknya pihak ketiga ini membuat petani mendapat untung dikit namun harga dipasaran tinggi.

Cara Menanam Seledri untuk Sop di Sekitar Rumah

Keluarga Umbelliferae yang nama latinnya Apium graveolens atau nama yang biasa disebut seledri. tanaman yang sering dijadikan herbal atau tanaman berkhasiat untuk obat. Daun seledri yang dikonsumsi sebagai lalapan ataupun untuk penghias hidangan makanan. Biji dari seledri bisa dijadikan penyedap dan ekstrak minyak bisa dimanfaatkan sebagai obat. Keterbatasan lahan bukan menjadi alasan untuk menanam seledri, lahan di pekarangan rumah anda bisa dimanfaatkan untuk menanam seledri. Jenis tanah yang terkandung dalam budidaya seledri adalah tanah yang gembur dan mengandung banyak bahan organik. Tanaman ini tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-6,5. Apabila tanah terlalu asam sebaiknya tambahkan kapur atau dolomit.

google image

Cara Menanam Seledri di Polibag

Adapun penanaman seledri terdapat dua cara menanam seledri yaitu perbanyakan generatif (dari biji) dan perbanyakan vegetatif (dari anakan). Untuk budidaya di pekarangan rumah seperti di dalam pot atau polybag, perbanyakan secara vegetatif lebih mudah dilakukan.

Dalam tahapan yang terpenting dalam menanam seledri yaitu dengan memulai dengan menyemaikan biji terlebih dahulu. Setelah biji tumbuh menjadi bibit, baru dipindahkan ke dalam pot atau polybag. Berikut langkah-langkahnya 
  • Sebelum biji kita semai, rendam terlebih dahulu dalam air hangat kuku (50-60 derajat celcius) selama kurang lebih 1 jam.
  • Siapkan tempat persemaian berupa bedengan atau baki semai. Media semai terdiri dari campuran tanah dan kompos yang telah diayak dengan perbandingan 2:1. Baca cara membuat media persemaian.
  • Berikan naungan dengan plastik bening pada bedengan semai untuk menlindungi tanaman dari kucuran air hujan langsung dan terik matahari.
  • Buat alur garitan di atas bedengan sedalam 0,5 cm dengan jarak antar alur 10-20 cm. Tebarkan benih ke dalam alur tersebut dan tutup tipis dengan tanah lalu siram untuk mempertahankan kelembabannya.
  • Siram dengan air secukupnya setiap pagi atau sore untuk mempertahankan kelembaban media persemaian. Media jangan terlalu basah dan jangan pula sampai kekeringan.
  • Bibit siap dipindahkan ke pot atau polybag setelah 1 bulan atau setelah tumbuh 3-4 helai daun.
Perbanyakan vegetatif biasanya dilakukan apabila kita telah memiliki tanaman seledri sebelumnya. Cara perbanyakannya, ambil anakan yang terdapat dalam rumpun tanaman seledri yang telah ada. Kemudian pindahkan ke pot atau polybag baru. Selanjutnya tanaman bisa diperbanyak dari rumpun seledri yang tumbuh.

Setelah bibit siap dipindahkan, siapkan pot atau polybag ukuran sedang. Isi dengan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1. Ayak terlabih dahulu bahan-bahan tersebut. Penggunaan arang sekam tujuannya agar media tanam memiliki porositas yang baik dan bobot media menjadi ringan sehingga pot atau polybag gampang dipindahkan.

Apabila tidak ada arang sekam bisa diganti dengan sekam padi, jerami padi atau serbuk gergaji. Hati-hati dalam membuat media tanam, gunakan bahan-bahan yang bebas dari hama dan penyakit. Silahkan baca cara membuat media tanam.

Perawatan Budidaya Seledri

Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hingga tanaman berumur satu minggu. Setelah itu frekuensi penyiraman cukup dilakukan 2-3 kali dalam satu minggu. Tergantung pada kondisi cuaca, usahakan media tidak terlalu becek atau kering.

Untuk budidaya seledri organik pemberian pupuk organik cair sangat efektif diberikan sebagai pupuk susulan. Pupuk organik cair banyak dijual di toko-toko pertanian dalam berbagai merek, atau bisa juga dibuat sendiri. Silahkan baca cara membuat pupuk organik cair. Selain pupuk cair bisa juga digunakan pupuk kompos, pupuk kandang atau pupuk hayati.

Encerkan pupuk organik cair sebelum disiramkan pada tanaman. Biasanya 10 ml pupuk cair diencerkan dengan 1 liter air sebelum digunakan. Untuk lebih khsususnya ikuti petunjuk yang terdapat dalam kemasan pupuk tersebut. Siramkan pupuk yang telah diencerkan dengan dosis 100 ml per polybag. Frekuensi pemupukan dilakukan setiap 1-2 minggu sekali.

Budidaya seledri dalam pot atau polybag sebenarnya relatif jarang terkena hama atau penyakit. Namun pada budidaya seledri skala luas serangan banyak dijumpai. Tidak ada salahnya kita mengetahui jenis-jenis hama dan penyakit tersebut.

Terdapat beberapa hama yang sering dijumpai dalam budidaya seledri. Beberapa diantaranya adalah ulat tanah, keong, kutu dan tunggau. Hama-hama tersebut bisa diberantas dengan dipungut langsung dengan tangan. Apalagi untuk penanaman dalam polybag.

Sedangkan jenis-jenis penyakit budidaya seledri adalah cercospora, bercak septoria dan virus aster yellow. Untuk menghindari serangan penyakit-penyakit itu, lakukan pencegahan sejak dini. Pencegahan dilakukan sejak pemilihan benih, menjaga sanitasi kebun dan pemupukan yang baik.
Apabila serangan penyakit menghebat, bisa dilakukan penyemprotan dengan pestisida organik. Silahkan baca mengenai pengendalian penyakit dengan pestisida organik.

Panen Seledri

Panen budidaya seledri bisa dilakukan berkali-kali. Panen pertama biasanya terjadi setelah tanaman berumur 1-3 bulan setelah tanam, tergantung varietasnya. Pertumbuhan seledri dikatakan telah maksimum setelah daunnya rimbun dan anakannya banyak.
Seledri dipanen dengan cara memotong pangkal batang secara periodik. Frekuensi pemanenan bisa dilakukan 1-2 minggu sekali. Panen berakhir apabila pertumbuhan anakan sudah tidak produktif lagi. Panen bisa juga dilakukan dengan dicabut.

Demikianlah beberapa cara penanaman seledri di pekarangan rumah anda, semoga bermanfaat untuk anda. 

Jenis Jenis Belut yang Bisa di Budidayakan

Makanan Belut mempunyai rasa yang gurih dan manfaat dari belut sangat banyak sekali sehingga sangat menggiurkan untuk membuka bisnis. Baik untuk tujuan konsumsi seperti di warung dan restoran, aturan tujuan medis, permintaan untuk makanan ini akan terus meninggi. Sebagian orang mengatakan hewan ini menjijikan karena habitat hidupnya di lumpur dan air tergenang seperti rawa-rawa atau sawah. Bentuk tubuh belut menyerupai ular. Bedanya belut tidak mempunyai sisik. Ia memiliki insang dan membutuhkan air seperti halnya ikan. Itulah mengapa, pemijahannya hanya bisa terjadi saat musim hujan atau pada tempat yang ada airnya.

Hampir semua belut dapat dibudidayakan, tetapi alangkah baiknya jika belut yang sedang dibudidayakan tersebut merupakan salah satu hasil rekomendasi dari para peternak belut yang memperoleh hasil maksimal saat musim panennya.

1. Belut Sawah
Belut sawah adalah hewan sejenis ikan yang memiliki bentuk tubuh memanjang seperti ular. Belut sawah atau biasa disebut moa atau lindung adalah hewan yang memiliki nilai ekologi dan juga nilai ekonomi. Hewan ini mudah beradaptasi pada lingkungan yang kurang baik sehingga menjadi indikator pencemaran di suatu lingkungan.

Sesuai namanya, belut sawah hidup di persawahan, sungai dan juga rawa. Makanan utamanya adalah cacing dan ikan kecil. Belut adalah hewan nokturnal atau hewan yang aktif di malam hari.

Tubuhnya berwarna kecoklatan, licin dan tidak bersisik sehingga kamu akan kesulitan memegangnya. Karena memiliki nilai ekonomi, belut biasanya dimanfaatkan dagingnya untuk diolah menjadi makanan bernilai jual tinggi seperti keripik belut.

Belut sawah sering kita jumpai disekitar area persawahan tempat tinggal kita, belut sawah memiliki cir-ciri sebagai berikut :

  • Warna kulit lebih cerah
  • Panjang tubuh bisa mencapai 45 -50 cm ketika dewasa
  • Bobotnya bisa mencapai 200-300 gr/ekor
  • Habitat hidup di area persawahan
  • Gerakan lincah dan sensitif terhadap getaran/gerakan makhluk lain.
  • Bagian kepala lebih runcing dibandingkan ikan sidat
  • Bentu ekor lancip
  • Bentuk mata lebih kecil
  • Termasuk hewan hermaprodit (dapat berganti kelamin)
  • Induk betina (siap kawin) pada umur dibawah 10 bulan dengan panjang 20 – 30cm dan bobot 20 – 30 ekor/kg
  • Induk jantan (siap kawin) pada umur diatas 10 bulan dengan panjang 35 – 45 cm dan bobot 4 – 8 ekor/kg.
  • Memiliki tekstur daging yang lembut
  • Memiliki rasa yang sangat enak dan gurih, serta sangat bergizi tinggi.
  • Belut sawah termasuk ke dalam jenis ikan air tawar yang dapat dibudidayakan dengan mudah.
2. Belut Rawa (Synbrancus bengalensis) 
Belut Rawa (Synbrancus Benglensis Mclell) adalah saah satu jenis belut yang banyak dikenal dan dijumpai di Indonesia.

Berbeda dengan belut sawah yang banyak dijumppai di media yang banyak lumpur seperti di sawah-sawah dan diselokan kecil berlumpur, maka belut rawa adalah jenis belut yang banyak dijumpai di habita yang banyak mengandung air, gambut dan sedikit lumpur.

Oleh karena ketinggian air rawa lebih tinggi dibandingkan di sawah, maka belut rawa memiliki badan yang lebih panjang dibandingkan dengan belut sawah. Perbandigan diameter dan panjang tubuh belut sawah adalah 1:30 dibandigkan dengan belut sawah yang 1:20, maka belut rawa akan kelihatan lebih ramping dibandingkan dengan belut sawah dengan ukuran diameter yang sama.

Usia dewasa belut rawa juga lebih pajang dibndingka dengan belut sawah, yaitu 4 hingga lima bulan. Hal tersebut dikarenakan, belut sawah menyesuaikan diri dengan habitatnya yang akan mengalami kekeringan pada musim kemarau atau musim panen padi.

Sedangkan  belut rawa tidak perlu menyesuaikan dengan kondisi lingkungan rawa yang airnya rata-rata selalu berlimpah. Karena habitat belut rawa lebih banyak di air daripada di lumpur, maka belut rawa lebih memunkinkan untuk dibudidayakan di air bening tanpa lumpur.

Pada dasarnya belut rawa dan belut sawah tidak memiliki perbedaan yang signifikan, bahkan sekilas akan sulit membedakan antara belut sawah dengan belut rawa, berikut ciri- ciri belut rawa:

  • Warna kulit lebih gelap
  • Panjang tubuh bisa mencapai 50 -60 cm ketika dewasa
  • Bobotnya bisa mencapai 150 -300 gr/ekor
  • Habitat hidup di area rawa atau tanaman kirai
  • Gerakan lincah dan sensitif terhadap getaran/gerakan makhluk lain.
  • Bagian kepala lebih runcing dibandingkan ikan sidat
  • Bentu ekor lancip
  • Bentuk mata lebih kecil
  • Termasuk hewan hermaprodit (dapat berganti kelamin)
  • Induk betina (siap kawin) pada umur dibawah 10 bulan dengan panjang 25 – 40 cm dan bobot 10 – 20 ekor/kg
  • Induk jantan (siap kawain) pada umur diatas 10 bulan dengan panjang 40 – 50 cm dan bobot 3 – 4 ekor/kg.
  • Memiliki tekstur daging yang lembut
  • Memiliki rasa yang sangat enak dan gurih, serta sangat bergizi tinggi.
3. Belut Muara (Macrotema caligans)
Belut muara, dikenal juga sebagai belut laut, merupakan belut yang habitat hidupnya di muara. Bentuknya tidak berbeda dengan jenis belut lainnya. Namun, belut muara memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  • Warna kulit cokelat pucat
  • Panjang tubuh bisa mencapai 60 -70 cm ketika dewasa
  • Bobotnya bisa mencapai 250 – 400 gr/ekor
  • Habitat hidup di area muara atau tambak dekat laut
  • Gerakan lambat namun sangat kuat.
  • Bagian kepala seperti ujung terompet
  • Bentuk ekor seperti pedang
  • Bentuk mata lebih kecil dari sidat
  • Memiliki bau amis yang mencolok
  • Memiliki tekstur daging yang lebih kasar dari belut sawah
  • Memiliki rasa yang sangat enak dan gurih, serta sangat bergizi tinggi.
  • Sampai dengan saat ini belum ditemukan pembudidaya belut jenis ini.
  •  Belut Laut atau sidat (Anguilla) idat adalah sejenis ikan yang menyerupai ular dan belut, 

4. umumnya sidat banyak hidup dilaut, akan tetapi ada pula sidat yang hidup diair tawar yaitu Anguilla sp.
Ciri-ciri ikan sidat:
  • Bentuk tubuh panjang seperti belut namun lebih pipih
  • Memiliki 2 sirip di dekat kepala
  • Bentuk ekor lebar
  • Bentuk kepala seperti ular
  • Habitat hidup di air tawar (angguilla sp), sungai besar dan kali
  • Tekstur daging yang sangat lembut dibanding belut
  • Permukaan kulit sangat halus dibanding belut
  • Memiliki kemampuan hidup lebih tinggi dari belut
  • Tubuhnya sangat licin dan lembut
  • Bobot tubuh bisa mencapai 500 gr lebih/ekor
  • Bereproduksi dilautan dan setelah menjadi larva (eel glass) bergerak menuju perairan tawar sampai siap bereproduksi baru kembali kelaut.

Cara Budidaya Belut


Belut dapat dibudidayakan atau dipelihara di dalam kolam, bak, akuarium atau tempat lainnya tanpa disertai lumpur. Yang penting ada sirkulasi dalam kolam. Air kolam tidak perlu diganti terus menerus karena belut memiliki daya tahan terhadap air keruh.

Cara Ternak Lovebird Agar Menghasilkan Lovebird Blorok

Saat ini banyak orang yang berminat untuk beternak burung lovebird apalagi burung lovebird blorok. Kebanyakan orang yang beternak menghasilkan lovebird biasa saja, padahal saat ini sedang ramai dan banyak dibutuhkan lovebird karena banyak dicari orang. Lovebird Blorok mempunyai bulu sayap yang berwarna blorok. Perlu anda tahu bahwa lovebird blorok ini harganya sangat mahal, saat ini bisa sekitar 1 juta untuk 1 ekor lovebird blorok. Ada banyak jenis dari lovebird blorok ini, mulai dari lovebird blorok hijau, lovebird blorok biru, dan yang paling mahal adalah lovebird hitam.


Cara Beternak Lovebird Sayap Blorok

Inilah beberapa cara beternak burung lovebird agar nanti anakanya bulunya sayapnya berwarna blorok :

  1. Menghasilkan blorok hijau: Untuk bisa menghasilkan blorok hijau atau green series, anda bisa dengan mudah untuk membuat blorok yang satu ini. caranya cukup sulit. Anda harus menyilangkan antara induk lovebird jenis dakori dengan induk jenis lutino. Untuk mendapatkan lovebird blorok ini tidak mudah, bisa jadi dari 1000 percobaan anda hanya bisa berhasil satu. Tapi jika ini berhasil maka anda akan mendapatkan uang yang banyak. Cara di atas bisa anda lakukan untuk membuat lovebird blorok. Tapi anda harus tahu bahwa persilangan ini dilakukan dalam waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 4 tahun – 5 tahun.
  2. Mengawinkan lovebird yangbaru: jika sedang beruntung maka kita akan bisa mendapatkan lobebird blorok dari persilangan antara induk lovebird yang lama dengan induk yang baru. tapi ini adalah jika anda beruntung.
  3. Cara mudah: jika anda ingin mendapatkan cara yang mudah untuk bisa menhgasilkan lobebird blorok, maka anda cukup membeli sepasang induk lovebird yang memiliki bulu blorok. Dengan membeli sepasang induk lovebird yang memang sudah blorok tersebut maka kemungkinan besar anda akan mendapatkan anakan lovebird blorok juga. kelemahan dari cara yang satu ini adalah sepasang induk blorok itu harganya mahal. Saat ini untuk sepasang induk lovebird blorok harganya sekitar6 juta – 10 juta.
Setelah anda mengetahui bagaimana cara untuk beternak burung lovebird yang bisa menghasilkan anakan bersayap blorok. di bawah ini cara beternak burung lovebird yang benar.

  • Kandang: buatlah kandang dengan bagus. Satu kandang tidak boleh terlalu banyak lovebird yang ada di dalamnya. Selain itu siapkan juga tempat untuk bertelur dari induk lovebird agar proses bertelurnya semakin cepat.
  • Memilih induk: cara yang lainnya yang harus anda lakukan adalah ketika memilih induk. Pilihlah induk lovebird yang sehat dan juga kuat. Lovebird yang sehat dan masih bisa menghasilkan adalah lovebird yang umurnya 7 bulan sampai 2 tahunan. Sedangkan untuk lovebird yang umurnya sudah 3 tahun maka sudah kurang bisa menghasilkan lagi.
  • Bedakan antara lovebird jantan dengan lovebird betina: anda harus tahu perbedaan antara lovebird yang jantan dengan lovebird betina. Ini agar anda bisa membuat jumlah yang imbang antara lovebird jantan dengan lovebird betina.
  • Pakan yang bagus: agar anda bisa mendapatkan lovebird yang sehat dan juga berkualitas maka berilah pakan yang bagus. pakan yang bagus untuk lovebird ada banyak, sepertii jagung muda, toge, sawi, kwaci.
Demikianlah cara beternak burung lovebird yang benar.

Belut Super Hasil Ternak di Rumah

Bagaimana cara ternak belut, banyak cara ternak belut yang bisa diterapkan dirumah beberapa cara yang telah posting sebelumnya. Cara mudah ternak belut dirumah sangatlah penting kita baca dan terapkan dirumah kita mengingat kandungan gizi belut yang sangat banyak. Langkah demi langkah akan dijelaskan mulai dari awal peralatan yang dibutuhkan.

Praktis Budidaya Belut di Rumah

1. Persiapan Awal Budidaya Belut
Peralatan
  • Tong atau drum ( Usahakan berbahan dasar dari plastik sehingga lebih mudah untuk dimodifikasi, ringan dan mudah untuk dipindahkan)
  • Paralon
  • Kawat Kasa
  • Tandon sebagai penampung air
  • Ember, cangkul, baskom dan jerigen.
Pembuatan Media Tumbuh Belut dalam Tong / Drum
Pastikan kondisi tong/drum tidak bocor dan berkarat, jika tong.drum terbuat dari besi atau alumunium alangkah baiknya untuk dibersihkan dulu dari karatan dan lakukan pengecatan untuk menjaga kondisi kebersihan tong, diamkan tong yang telah dicat hingga kering dan tidak berbau.

  • Tempatkanlah tong pada posisi tanah yang datar.
  • Buka sisi tengan drum serta sisakan 5 cm di bagian segi kiri serta kanan.
  • Gunakan alat pengganjal drum agar drum tidak tegelinding dan tetap stabil tidak goyang
  • Buatlah saluran pembuangan air, agar bisa dengan mudah untuk melakukan pembersihan dan pergantian air
  • Jangan lupa untuk membuat peneduh tong, agar kondisinya lebih teduh dan intensitas cahaya matahari yang masuk tidak terlampu tinggi. Bahan ini bisa di buat dengan net atau mungkin waring serta dapat pun di buat dengan beberapa bahan yang lebih simpel yang lain.


2. Media Tanah
Tentunya kita perlu untuk menyiapkan media tanah untuk tempat tinggal belut, karena belut sendiri menyukai kondisi tempat yang becek seperti habitat aslinya di persawahan maupun di kolam tanah.
Berikut ini komposisi Media Tanah untuk budidaya belut :
  • Masukkan tanah kedalam tong sampai ketinggian 30-40 cm
  • Masukkan air sampai tanah becek tetapi tak menggenang.
  • Masukkan EM 4 sejumlah 4 botol kedalam tong ( Anda bisa dengan mudah membeli EM4 di toko pertanian )
  • Aduk tanah 2 kali dalam satu hari sampai tanah jadi lembut serta gembur.
Jika anda sudah menggunakan bahan baku tanah yang diambil langsung dari persawahan, anda tidak perlu melakukan langkah ini.

3. Media Instan Bokashi 
Media ini digunakan untuk campuran media tanah yang sudah Anda siapkan seperti di atas. Media Bokhasi penting untuk bahan kombinasi atau campuran dengan media tanah untuk menghasilkan media tumbuh belut yang lebih sehat. Penggunaan 100 kilo bahan akan menghasilkan 90 kilo media instan bokashi. Untuk setiap tong ukuran 200 liter membutuhkan 40 kilo bokashi. Dalam pembuatan bokashi dibutuhkan bahan-bahan utama sebagai berikut:
  • Jerami padi (40 %)
  • Pupuk Kandang (30 %)
  • Bekatul (20 %)
  • Potongan batang pisang (10 %)
Bahan dan campurannya terdiri atas :
  • EM4
  • Air Sumur
  • Larutan 250 gr gula pasir untuk menghasilkan 1 liter larutan molases.
Langkah pembuatan media instan bokashi dikerjakan seperti berikut :
  • Cacah jerami serta potongan batang pisang kemudian keringkan. Bahan yang telah kering dapat hancur ketika kita genggam.
  • Campur bahan cacahan di atas dengan bahan pokok yang lain serta aduk sampai rata.
  • Campurkanlah bahan ini sedikit-sedikit namun jangan sampai sepenuhnya basah
  • Tutup media dengan karung goni atau terpal selama 4-7 hari. Anda perlu membolak-balik campuran tersebut agar tidak mengalami pembusukan
Mencampurkan Media Tanah dan Media Bokashi
Untuk mencapur media tanah serta media bokashi bisa dikerjakan dengan tahapan-tahapan seperti berikut :
  • Masukkan media Bokashi kedalam tong serta aduk sampai rata.
  • Masukkan air kedalam tong sampai ketinggian 5 cm serta diamkanlah sampai ada plankton atau mungkin cacing (seputar 1 minggu) sepanjang sistem ini berjalan tong tak perlu ditutup.
  • Mengeluarkan air dari tong serta ubah dengan air baru dengan ketinggian yang sama.
  • Masukkkan tumbuhan air yg tidak terlampau besar sejumlah 3/4 sisi serta ikan-ikan kecil.
  • Masukkan vetsin seperlunya juga sebagai perangsang nafsu makan belut serta diamkan sepanjang 2 hari.
Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah ketinggian seluruh media, kecuali media tumbuhan air tidak lebih dari 50 cm.

5. Masukkan bibit belut 
Sesudah semua media budidaya di atas disiapkan, maka bagian setelah itu yaitu menyebarkan bibit belut. Bibit yang ditebar baiknya sejumlah 2 kg atau mungkin dengan jumlah bibit sejumlah 160-200 ekor.

6. Perawatan Belut
Perawatan belut yang dibudidayakan di dalam tong relatif lebih gampang untuk dipantau karena ukuran budidaya tergolong relatif kecil. Namun demikian perawatan mesti di perhatikan, salah satunya yaitu :

  1. Pemberian Pakan
    Sesungguhnya tak ada ketentuan baku perihal volume pemberian pakan. Namun baiknya pakan diberikan 5 % dari jumlah bibit yang ditebarkan. Pakan yang didapatkan baiknya terbagi dalam cacing, kecebong, ikan-ikan kecil, serta cacahan keong mas atau bekicot. Pemberian pakan diberikan pada hari ke-3 sesudah bibit ditebar di dalam tong. Pemberian pakan baiknya dikerjakan pada sore hari yang menyesuaikan rutinitas yang dilakukan belut ketika ia mencari makan di alam bebas,
  2. Pengaturan Air
    Pengaturan air amat dibutuhkan untuk membuang bekas makanan supaya tak menumpuk serta menyebabkan penyakit untuk belut. Pengaturan air ini bisa dikerjakan dengan  cara mengalirkan air bersih kedalam tong. Baiknya air yang masuk berbentuk percikan air, dan hal ini sangat cocok dilakukan dengan menggunakan pipa paralon sebagai media aliran. Sementara untuk saluran pembuangan dapat dilakukan dengan membuat lobang pada tong di ketinggian 8 cm dari genangan air pada media. Selain itu untuk mengatur pembuangan sisa kotoran percikan air juga sangat bermanfaat untuk menambah oksigen.
  3. Perawatan Tanaman Air
    Tanaman air ini pun dipakai juga sebagai penjaga kelembapan tempat budidaya serta pun melindungi belut dari kepanasan.
  4. Pemberian EM4
    EM4 berperan untuk menetralkan sisa-sisa pakan. Selain itu berperan untuk kurangi bau. EM4 diberikan 2-3 kali satu hari dengan dosis 1/2 sendok makan yang terutama dicampurkan dalam 1 liter air.
  5. Perawatan Di sekitar Lokasi
    Perawatan di sekitar tong diperlukan untuk melindungi tong dari kontaminasi lingkungan luar seperti hewan pemangsa contohnya ayam, kucing, ular atau lumut yang bisa menghambat perkembangan belut

Pemanenan Belut di Rumah

Pemanenan belut bisa dilakukan ketika usia belut menginjak 3–4 bln tergantung dengan keinginan kita atau berdasarkan permintaan pasar akan ketersediaan belut. Pemanenan untuk media drum/tong pastinya lebih gampang, serta belut hasil budidaya siap di pasarkan.

Begitulah Cara Praktis Budidaya Belut di Rumah, semoga apa yang kami sampaikan di atas dapat bermanfaat bagi Anda untuk memulai berbisnis budidaya belut, karena ketika kita berusaha dan bersungguh-sungguh dalam menjalani sebuah bisnis maka niscaya panen berlimpah serta keuntungan yang berlipat bukan hal yang tidak mungkin yang bisa Anda dapatkan. Selamat berbisnis...

Ingin Beternak Dengan Cara Modern Namun Full Organik? Inilah Ternak Kambing HCS Yang Bisa Anda Praktekkan

Ternak Kambing HCS merupakan cara ternak yang modern dan full organik. Selain itu, ternak kambing HCSjuga merupakan inovasi cerdas dan juga efisien. HCS sendiri adalah sebutan dari PT Hidup Cerah Sejahtera yang didirikan pada tahun 2009 di Sidoarjo.

Misi dari HCS yaitu mengadakan training, pembinaan, dan arahan kepada sebanyak mungkin anggota masyarakat secara kontinyu dan berkelanjutan sehingga terlahir masyarakat makmur dalam kesejahteraan, dan sejahtera dalam kemakmuran.



 Cara Ternak Kambing Modern Namun Full Organik

 HCS sebenarnya tidak hanya memberikan pelatihan mengenai ternak kambing modern, melainkan juga membina hidup masyarakat yang lebih sejahtera. HCS melatih masyarakat untuk beternak 1 ekor kambing selama 4 tahun dan bisa menghasilkan keuntunga mencapai 1,2 milyar. Dan cara beternaknya tanpa harus mencari rumput untuk pakan, menggembala, dan juga membersihkan kotoran kambing.

Manfaat dari HCS untuk ternak kambing yaitu menyehatkan ternak, menambah daya tahan ternak terhadap penyakit, mengurangi stres, mengurangi biaya pemeliharaan dan produksi, meningkatkan produksi dan kesuburan ternak, mempercepat pertumbuhan hewan, meningkatkan antibodi, menambah nafsu makan ternak, dan menyeimbangkan  mikroorganisme rumen hewan.

Cara Ternak Kambing Modern Namun Full Organik

Ternak kambing HCSyang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

1.    Membuat kandang untuk kambing
2.    Pemilihan bibit kambing
3.    Pembuatan PMT atau Pengganti Makanan Ternak
4.    Pemeliharaan kesehatan kambing
5.    Cara penggemukan kambing dengan pola makan organik yang sehat
6.    Dan materi tambahan
Dengan segala sumber daya yang ada, HCS ini akan mengedukasi masyarakat untuk menjadi peternak yang cerdas. Karena itu, menjadi peternak kambing tidak harus bersusah payah dan bekerja keras. Tidak harus mencari rumput untuk pakan ternak dan berkeringat untuk mencarinya, apalagi susah dicari saat musim kemarau.

Tanpa harus mencari rumput, menggembala kambing, dan tanpa harus mencium bau kotoran kambing yang pesing. Anda bisa mengikuti pelatihan HCS agar menjadi peternak yang cerdas dan sukses. Bahkan dengan metode HCS, bau kambing tidak akan pesing dan Anda berani untuk mencium baunya. Jadi apakah Anda masih mau menunda untuk beternak kambing HCS?

Itulah sekilas informasi yang bisa Anda ketahui tentang ternak kambing HCS. Semoga informasi ternak kambing HCStersebut bisa bermanfaat untuk Anda semua.

Ciri-Ciri Kambing Etawa Termahal Dan Baik Untuk Diternakkan

Kambing etawa merupakan salah satu jenis kambing yang banyak diternakkan.Hampir disetiap daerah di Indonesia ada saja peternak jenis kambing yang satu ini.Kualitas yang lebih baik dibandingkan kambing biasa, serta harganya yang lebih mahal, menjadikan kambing jenis ini sangat potensial untuk dibudidayakan.

Untuk bisa memiliki kambing etawa berkualitas, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, seperti masalah indukan dan juga kambing jantan etawa yang super.Dengan begitu anda bisa memiliki kambing etawa super dengan harga yang mahal.Jang lupa juga untuk memberikan perawatan yang baik dan juga mencukupi kebutuhan nutrisi kambing.

Kambing Etawa Termahal Dan Baik

Kambing Etawa Termahal Dan Baik Untuk Diternakkan

Di bawah ini adalah ciri-ciri kambing etawa termahal, yang bisa anda jadikan referensi untuk menaikkan harga kambing anda.
  • Postur Tubuh Kambing
    Ciri-ciri kambing etawa termahal yang pertama tentu saja dilihat dari postur tubuh kambing tersebut.Kambing etawa termahal memiliki telinga yang panjang, setidaknya 30 cm untuk kambing jantan dan 27 cm untuk kambing betina.Selain itu, postur tubuh keseluruhan harus besar, panjang dan tegap.Ini yang menjadi faktor utama yang menjadikan kambing etawa termahal.
  • Terawat
    Untuk bisa menjadi kambing etawa termahal, postur tubuh yang baik saja tidak cukup, kambing juga harus terawat.Dalam hal ini adalah terawat dari segi kebersihan dan juga kesehatan. Kambing yang terlihat bersih dan terawat, tentu akan meningkatkan harga jualnya. Jadi jangan lupa merawat kambing anda dari segala aspek, terutama kebersihan dan kesehatan.
  • Faktor Indukan
    Biasanya saat orang mencari kambing etawa, akan dilihat juga indukannya. Karena indukan yang bagus akan sangat berpengaruh terhadap anakan kambing etawa itu sendiri. Jadi pada intinya, anda harus memperhatikan kualitas indukan. Karena ini akan sangat menentukan kualitas dan harga kambing etawa yang anda ternakkan.
  • Sehat
    Ciri-ciri kambing etawa termahal yang terpenting tentu saja adalah sehat.Kambing etawa yang sehat adalah faktor utama untuk menentukan harga.

Demikian adalah sedikit ulasan mengenai beberapa ciri-ciri kambing etawa termahal.Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk anda.

Cara Ternak Lovebird Yang Baik dan Benar

Ternak loverbird saat ini memang cukup diminati dan digemari banyak orang.Karena ternak lovebird juga termasuk salah satu jenis usaha yang potensial.Namun dari sekian banyak orang yang melakukan ternak lovebird, tidak semuanya berhasil.Karena ternak lovebird bisa dikategorikan sebagai ternak hewan yang tidak mudah.

Oleh sebab itu, anda perlu mengetahui cara ternak lovebird yang baik dan benar, sehingga ada bisa sukses dalam budidaya lovebird. Di bawah ini adalah beberapa cara ternak lovebird yang baik dan benar.

Ternak Lovebird Yang Baik dan Benar

Ternak Lovebird Yang Baik dan Benar

  • Mempersiapkan Sangkar Burung
    Dalam cara ternak lovebird yang baik dan benar, pertama kali yang harus anda siapkan tentu saja sangkar burungnya. Untuk sepasang burung lovebird, idealnya diletakkan dalam sangkar berukuran 50 x 50 x 50.Jangan lupa untuk menyiapkan kotak sebagai tempat bersarang di dalam sangkar tersebut.Ukurannya 25 x 20 x 25 cm.
  • Memilih Bibit Yang Bagus
    Bibit yang bagus tentu saja akan menghasilkan peranakan lovebird yang bagus. Dalam hal ini, anda harus memperhatikan dengan benar mengenai burung yang akan anda jadikan sebagai bibit. Baik itu burung jantan ataupun betina, sebaiknya gunakan lovebird yang baik.
  • Usia Reproduksi
    Anda perlu mengetahui betul tentang usia reproduksi lovebird, hal ini untuk meminimalisir kegagalan dalam proses ternak. Usia ideal lovebird untuk bereproduksi adalah 1 tahun, di bawah 1 tahun, resiko kegagalan penetasan akan jauh lebih tinggi.
  • Penjodohan
    Perlu anda ketahui, burung ini merupakan salah satu jenis burung yang setia terhadap pasangannya. Hal ini mungkin yang menjadi alasan kenapa diberi nama lovebird. Dan tidak semua betina cocok dengan pejantan yang anda pilihkan.Inilah nilai kesulitan beternak lovebird. Pastikan antara burung betina dan jantan memiliki kecocokan dan ketertarikan.Sehingga ternak lovebird bisa berlanjut.
  • Pengeraman dan Penetasan
    Dalam cara ternak lovebird yang baik dan benar selanjutnya, anda harus benar-benar memperhatikan pengeraman dan penetasan. Pada masa ini, benar-benar harus anda perhatikan. Agar tidak terjadi kegagalan penetasan dan lain sebagainya.
Demikian adalah sedikit ulasan mengenai cara ternak lovebird yang baik dan benar. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk anda.

Download Aplikasi sound Kicau burung lovebird